Senin, 25 April 2011

Pengantar Akuntansi keuangan


ARTI AKUNTANSI
            Akuntansi merupakan bahasa dunia usaha , dengan bahasa ini dilaksanakan kegiatan berupa pencatatan dan menginterprestasikan data dasar ekonomi baik untuk perorangan, perusahaan , pemerintah dan badan-badan lainnya. Pembuatan keputusan didasarkan informasi sangatlah penting untuk pendistribusian yang efisien . Karena itu akuntansi merupakan peraturan penting di dalam dunia ekonomi dan system sosial.
            Akuntansi berkaitan dengan proses pencatatan , pengklasifikasian dan menyimpulkan data yang berhubungan dengan transaksi perusahaan dan kejadian lainnya. Arti akuntansi sebetulnya lebih luas ( definisi dari America Accounting Asociation) menyatakan :
Akuntansi adalah proses mengidentifikasikan, pengukuran dan melaporkan informasi ekonomi , guna memungkinkan melakukan penilaian dan pengambilan keputusan oleh pemakai informasi tersebut.
Dari definisi di atas akuntansi dapat ditinjau dari dua bidang yaitu :
  1. Dari segi  bidang ilmu akuntansi berarti suatu keseluruhan pengetahuan yang bersangkutan dengan fungsi menghasilkan informasi keuangan dari suatu unit organisasi kepada pihak yang berkepentingan sebagai dasar pengambilan keputusan.
  2. Dari segi proses dapat diartikan sebagai kegiatan pencatatan , penyortiran , penggolongan , pengikhtisaran , peringkasan dan penyajian transaksi keuangan dengan cara tertentu dari suatu unit organisasi.
Walaupun akuntansi mengalami perkembangan yang pesat dalam dunia usaha , bukan berarti akuntansi hanya digunakan untuk ruang lingkup perusahaan. Akuntansi pada hakekatnya diterapkan pada setiap unit dalam kegiatan masyarakat.

MANFAAT  INFORMASI AKUNTANSI
            Pihak – pihak yang berkepentingan untuk mendapatkan  informasi Akuntansi adalah :
  1. Pemilik Perusahaan
Informasi akuntansi diperlukan guna mengetahui tingkat perkembangan perusahaan , juga untuk menentukan apakah akan bertahan , menjual atau mengalihkan ke bidang usaha lain.
  1. Calon Pemilik atau investor
Informasi Akuntansi diperlukan sebagai bahan pertimbangan untuk memutuskan apakah ia akan menanamkan modalnya atau tidak di dalam perusahaan tersebut.
  1. Pihak Manajemen
Informasi akuntansi sangat dibutuhkan dan paling banyak berhubungan dengan hasil akhir akuntansi karena mereka merupakan pihak yang dipercaya dan bertanggungjawab atas jalannya perusahaan. Jenis informasi yang dibutuhkan untuk tingkatan manajemen berbeda-beda sesuai dengan skala besar kecilnya perusahaan.
  1. Pihak Kreditur
Untuk mengetahui perkembangan perusahaan untuk menilai sejauh mana kemampuan perusahaan untuk dapat mengembalikan pinjamannya. Dari informasi tersebut kreditur dapat memutuskan apakah akan memberikan tambahan pinjaman atau sebaliknya akan menarik jumlah pinjaman yang telah diberikan. Hal ini juga penting bagi calon kreditur sebagai dasar estimasi risiko yang mungkin terjadi sebelum pinjaman direalisasikan
  1. Pemerintah
Sebagai dasar penetapan pajak dan sebagai pertimbangan untuk kebijakan perpajakan.
  1. Para karyawan dan Serikat Buruh
Untuk memperoleh gambaran sejauh mana kemantapan dan profitabilitas perusahaan yang semuanya akan berkaitan dengan kesejahteraan para karyawan.
Jadi dapat disimpulkan dari manfaat informasi di atas bahwa akuntansi merupakan alat untuk mengkomunikasikan mengenai data keuangan atau kegiatan perusahaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar